Header Ads

3 Hal Yang Harus Dikhawatirkan Real Madrid dari Manchester City


MADRID, KOMPAS.com — Undian semifinal Liga Champions 2015-2016 telah dilaksanakan di Nyon, Swiss, Jumat (15/4/2016). Salah satu laga yang menarik adalah duel Real Madrid versus Manchester City.

Real Madrid, yang tengah membidik undecima alias gelar ke-11 event ini, akan lebih dulu menyambangi Etihad Stadium, markas Manchester City, pada 26 April. Delapan hari kemudian, giliran mereka yang menjamu Manchester City di Santiago Bernabeu.

Di atas kertas, Real Madrid lebih diunggulkan untuk melenggang ke final. Hal tersebut wajar karena Los Blancos tak pernah kalah dalam 3 pertemuan dengan Manchester City di semua ajang.

Namun, sekarang berbeda. Manchester City mempunyai beberapa faktor yang mungkin bisa menjadi batu sandungan bagi Real Madrid menuju partai puncak.

Berikut ini 3 hal yang perlu dikhawatirkan Real Madrid dari Manchester City:

1. Pengalaman menumbangkan wakil Spanyol

Manchester City mempunyai pengalaman mengalahkan tim Spanyol pada musim ini. Mereka dua kali menekuk Sevilla pada fase grup.

The Citizens membekuk Sevilla 2-1 pada laga pertama di Etihad Stadium. Vincent Kompany dkk memetik kemenangan lebih besar kala melawat ke rumah sang jawara Liga Europa, yakni 3-1.

Berbekal kemenangan tersebut, bukan mustahil Manchester City jadi lebih percaya diri saat bersua Real Madrid.

2. Senjata bernama Kun Aguero

Faktor kedua adalah Sergio Aguero. Bomber timnas Argetina itu menyandang status top scorer Manchester City dengan torehan 23 gol dalam 37 partai di semua ajang musim ini.

Performa Aguero sedang on-fire. Ia cuma dua kali absen mencetak gol dalam 5 partai terakhir Premier League.

Aguero pun mempunyai histori pertemuan dengan Real Madrid. Ia sudah melesakkan 4 gol dalam 9 laga melawan Los Blancos.

Tiga gol dicetak kala sang pemain berseragam Atletico Madrid, sedangkan sisanya bersama The Citizens.

3. Efek kejut Si Pirang

Cedera lutut tak membuat ketajaman Kevin De Bruyne memudar. Winger berambut pirang itu bahkan tampil lebih garang.

Sejak pulih, De Bruyne sudah melakoni 4 pertandingan di semua ajang bersama Manchester City. Hebatnya, ia cuma gagal mencetak gol dalam satu laga.

Bukti ketajaman De Bruyne terlihat saat The Citizens menjamu Paris Saint-Germain pada leg kedua perempat final, Selasa (12/4/2016). Eks bintang VfL Wolfsburg itu mencetak satu-satunya gol yang memastikan langkah tim tuan rumah ke semifinal. (Ade Jayadireja)

No comments:

Powered by Blogger.