Header Ads

Ahok: Kenapa Sih Reklamasi yang Diributkan Cuma Sedayu dan Podomoro?


Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menduga ada permainan dalam perlawanan terhadap reklamasi yang digalang sejumlah pihak. Sebab aksi antireklamasi bertepatan dengan terbukanya permintaan duit dari anggota DPRD DKI ke perusahaan pengembang reklamasi Agung Podomoro Land.

Ahok curiga, jangan-jangan aksi antireklamasi Teluk Jakarta ini menyimpan maksud tersembunyi, karena sasarannya menurut Ahok hanya dua, yakni PT Agung Podomoro Land dan PT Agung Sedayu Group.

"Aneh, kenapa pulau reklamasi lain, izin lain, mereka enggak pernah serang dan hanya menyerang Agung Sedayu dan Podomoro? Pada saat yang sama, ada DPRD sudah ketangkap minta duit melulu sama Podomor. Ini saya juga bingung," kata Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (19/4/2016).

Padahal menurut Ahok, ada pula permasalahan reklamasi lain yang ditangani pengembang pihak Pemerintah. Namun yang diributkan hanya reklamasi dari pihak swasta. Begitulah yang dirasakan Ahok.

"Kan izinnya bukan cuma mereka loh yang dikeluarkan pada 2012. Yang dikeluarkan apakah cuma Podomoro dan Agung Sedayu?" tuturnya.

Dia menyebut kelompok Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI). Mereka tidak pernah protes semenjak era Gubernur Fauzi Bowo (Foke) saat izin-izin reklamasi terbit. Ahok menduga-duga protes ini ada hubungannya dengan hal lain, misalnya menekan pengusaha reklamasi demi tujuan tertentu.

"Saya tidak tahu, apa jelang Pilgub atau berhubungan dengan DPRD untuk menekan pengusaha supaya pengusaha tertekan?" kata Ahok.
"Kenapa sih reklamasi yang diributkan cuma Sedayu dan Podomoro?" kata Ahok bertanya-tanya.

No comments:

Powered by Blogger.