Header Ads

Ingin Tampil Cantik Dan Sehat, Kurangi Gula, Garam, dan Alkohol dari Tubuh


Kebiasaan makan yang tidak sehat juga dapat memengaruhi bagaimana kulit kita terlihat dan terasa dan dapat memberi efek yang merugikan pada penampilan. Berikut adalah zat-zat makanan yang dapat menyebabkan kulit menjadi tidak sehat dan merusak penampilan.

Pengaruh Gula

Makanan dan camilan kita sehari-hari banyak mengandung gula dalam beberapa bentuk. Hal ini telah menyebabkan peningkatan kasus diabetes tipe-2 dan obesitas di banyak negara.

Gula dapat ditemukan dalam kue, permen, es buah, jus, es krim, snack, termasuk makanan rumah. Gula dapat membuat makanan menjadi lezat, tapi tidak menawarkan nilai gizi dan hanya menambahkan kalori kosong.

Gula berlebihan menyebabkan peradangan di seluruh tubuh, yang dapat memengaruhi jantung, pembuluh darah dan kemampuan untuk memetabolisme glukosa dari tubuh, seperti terjadi pada penderita diabetes. Gula juga telah dikaitkan dengan meningkatnya risiko jenis kanker tertentu.

Kulit Anda juga tak akan lepas dari tanda-tanda peradangan akibat gangguan sirkulasi tubuh ini. Kulit Anda jadi kendur dan kusam karenanya. Membatasi konsumsi gula tidak hanya akan menurunkan berat badan tetapi juga mengembalikan kesehatan kulit.

Pengaruh garam

Selama ribuan tahun, garam telah digunakan untuk mengawetkan makanan dan membuatnya lebih lezat. Namun, saat ini, sebagian besar makanan kita mengandung garam, yang jumlahnya melebihi kebutuhan tubuh.

Terlalu banyak garam dapat memicu efek negatif pada kesehatan, menyebabkan tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan kerusakan ginjal.

Sodium dalam garam menahan cairan dalam tubuh yang dapat membuat kulit terlihat kembung dan kusam.

Pengaruh Alkohol

Efek merugikan dari alkohol telah dikenal selama bertahun-tahun. Konsumsi alkohol yang berlebihan, yaitu lebih dari dua takaran perhari untuk pria dan satu takaran perhari untuk wanita, dapat menyebabkan tekanan darah naik, kerusakan pada otot jantung dan gangguan fungsi hati.

Minum alkohol berlebihan tidak hanya memengaruhi sirkulasi darah tetapi juga menyebabkan dehidrasi pada sel-sel tubuh, yang dapat membuat kulit Anda terlihat tua sebelum waktunya.

Kerusakan hati dapat mencegah penmbuangan racun dari tubuh, yang dapat membuat kulit terlihat kusam, kembung dan abu-abu.

Lenyapkan efek merusak dari alkohol, gula dan garam

Garam, gula merupakan komponen kehidupan sehari-hari masyarakat kita. Beberapa orang mengonsumsi alkohol melebihi takaran yang dianjurkan.

Anda dapat melenyapkan kerusakan yang disebabkan oleh zat-zat ini, dan membantu kulit Anda terlihat lebih cerah dan sehat, dengan menerapkan kebiasaan makan yang lebih baik:

1. Batasi konsumsi alkohol. Lebih baik tidak minum alkohol sama sekali. Atau minimal, minum hanya jika ada acara spesial. Itupun tak melebihi takaran yang dianjurkan.

2. Hindari makanan olahan atau makanan kemasan. Cobalah untuk memilih makanan yang alami, seperti buah-buahan, sayuran dan biji-bijian. Makanan kemasam cenderung tinggi gula dan sodium.

3. Singkirkan garam dari meja makan. Hal ini akan mencegah tangan Anda secara otomatis menambahkan garam ke dalam makanan. Segera, Anda akan menemukan bahwa Anda bahkan tidak terlalu merasa kehilangan garam.

4. Biasakan membaca label kemasan. Menyadari apa yang dikandung oleh makanan sehari-hari dapat membantu Anda untuk memahami berapa banyak zat perusak yang Anda konsumsi dan secara alami akan mendorong Anda untuk makan makanan sehat.

5. Minum lebih banyak air. Air membantu untuk mengusir racun dan kelebihan garam dan gula dari aliran darah dan akan membantu kulit Anda terlihat lebih segar.





Anda tidak harus menghapus garam dan gula sama sekali dari kehidupan Anda. Namun, Anda sebaiknya sadar jumlah yang Anda konsumsi setiap hari dan belajar untuk membatasinya, untuk menjaga tubuh tetap fit dan kulit Anda terlihat sehat dan segar.

No comments:

Powered by Blogger.