Header Ads

Lakukan 6 Hal Ini Tiap Pagi Agar Badan Sehat Ideal


KOMPAS.com - Bagi Anda yang sedang dalam program penurunan berat badan, perhatikan ini baik-baik: apa yang Anda lakukan atau tidak lakukan di pagi hari adalah kunci sukses program Anda tersebut.

Simak, apa saja kebiasaan pagi mereka-mereka yang sukses menurunkan bobot tubuh dan sekarang sudah memiliki berat badan ideal.

Cukup tidur
Tip yang ini erat kaitannya dengan tip sebelumnya. Tidur lebih lama akan membantu Anda makan lebih sedikit dan mengurangi keinginan ngemil.

Para peneliti di University of Chicago dan University of Wisconsin meneliti pola tidur 10 orang dewasa muda kelebihan berat badan yang berisiko obesitas dan yang dilaporkan memiliki waktu tidur kurang dari enam setengah jam dari setiap malam.

Untuk minggu pertama penelitian, mereka terjebak dengan jadwal tidur lama mereka. Pada minggu kedua dan ketiga, mereka bisa mengubah lamanya waktu tidur menjadi delapan setengah jam.

Rata-rata, mereka tidur dapat menambah waktu tidur sekitar 1,6 jam dan mengalami penurunan nafsu makan sebesar 14 persen dan penurunan keinginan ngemil sebesar 62 persen.

Mindfulness 
Mindfulness merupakan strategi kunci penurunan berat badan. Mindfulness adalah kondisi mental yang tenang dan fokus pada masa sekarang, tidak mengkhawatirkan yang belum terjadi atau meratapi masa lalu. Mindfulness dapat menstabilkan emosi Anda, mengurangi potensi stress yang dapat mendorong nafsu makan Anda.

Para peneliti di University of Utah mengevaluasi 38 orang berusia 20 sampai 45 tahun. Selama dua hari, peneliti mengamati kondisi emosi mereka sepanjang hari untuk melacak gairah fisik dan kognitif mereka sebelum tidur.

Mereka yang memiliki kondisi mental yang mindful ternyata lebih sedikit mengalami mood swing. Mulailah pagi Anda dengan meditasi sebelum sarapan. Meditasi membantu Anda rileks dan memiliki sikap mental yang tenang dan fokus.

Sarapan berprotein tinggi
Protein di pagi hari dapat membantu Anda menurunkan berat badan. Para ilmuwan di Biofortis Clinical Research dan University of Missouri memberi 35 orang wanita dari usia 18-55 tiga sarapan yang berbeda.

Ada yang hanya diberi segelas air, lemak dan serat, tiga gram protein, dani 30 hingga 39 gram protein. Ternyata mereka yang sarapan tinggi protein merasa kurang lapar dan makan 175 kalori lebih sedikit saat makan siang.

Protein membutuhkan waktu lama untuk dicerna dan mendorong tubuh Anda mengeluarkan hormon usus Peptide YY, yang membantu meningkatkan perasaan kenyang.

Luangkan beberapa menit setiap pagi untuk memastikan Anda mengonsumsi cukup makanan ringan, saran Keri Glassman, M.S., R.D., seorang dokter gizi.

Banyak orang meremehkan berapa banyak bahan bakar yang mereka perlukan sepanjang hari dan hanya membekali diri dengan sebuah apel di tas. Cukup makan di waktu pagi adalah jalan menuju kesuksesan penurunan berat badan. Plus, mengurangi keinginan ngemil sore yang biasanya membutuhkan biaya lebih banyak dari biaya sarapan.

Berolahraga
Sebuah studi dalam jurnal Medicine & Science in Sports & Exercise menemukan bahwa wanita yang berolahraga di pagi hari, ternyata kurang dapat tergoda oleh gambar makanan lezat.

Studi itu melibatkan 17 peserta dengan bobot sehatdan 18 peserta kelebihan berat badan. Mereka diminta berjalan cepat selama 45 menit di pagi hari.

Terlepas dari mereka tidak tertarik pada gambar makanan yang tidak sehat, mereka juga ternyata menjadi lebih aktif sepanjang hari, tidak peduli berapa besar berat badan mereka. Hasilnya mereka bisa membakar lebih banyak kalori pada hari mereka berolahraga.

Mandi sinar matahari pagi
Berjemur di sinar matahari dapat membantu Anda menurunkan berat badan, begitukah menurut penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal PLoS ONE.

Para ilmuwan mengevaluasi 54 relawan yang diminta memakai gelang monitor yang dapat mencatat eksposur mereka terhadap cahaya matahari pagi selama tujuh hari. Selama periode itu, peserta harus menuliskan asupan kalori mereka di buku harian.

Dari hasil penelitian ditemukan bahwa orang-orang yang menghabiskan lebih banyak waktu di bawah cahaya matahari pagi memiliki BMI yang lebih rendah dibanding mereka yang tidak suka mandi matahari pagi, tidak peduli usia mereka, tingkat aktivitas, atau apa yang mereka makan.

Mengapa? Karena cahaya matahari pagi membantu mengatur jam internal biologis Anda, yang membantu mengatur jadwal tidur Anda (penting untuk menurunkan berat badan).

Sinar matahari pagi juga mengandung tingkat cahaya biru yang lebih tinggi, sehingga menimbulkan efek paling kuat terhadap ritme sirkadian Anda. Anda hanya perlu 20-30 menit terpapar sinar matahari pagi antara pukul delapan hingga 10 pagi.

Tinggalkan mobil Anda
Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal BMJ menunjukkan bahwa orang yang berjalan kaki, bersepeda, dan naik angkutan umum memiliki BMI dan persentase lemak tubuh yang lebih rendah dibandingkan mereka yang bergantung pada mobil mereka untuk pergi bekerja.

Tim University College London mengumpulkan data BMI dan persentase lemak tubuh lebih dari 7.000 orang. Hasilnya, ditemukan bahwa para wanita yang menggunakan metode selain mobil memiliki BMI yang sekitar 0,7 lebih rendah dari yang menggunakan mobil pribadi.


No comments:

Powered by Blogger.