Header Ads

8 Jam Diperiksa KPK Untuk Lengkapi Berkasi Sanusi, Ahok Keluar dengan Senyuman


Liputan6.com, Jakarta - Setelah diperiksa selama 8 jam, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok akhirnya keluar dari gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mengenakan kemeja batik warna cokelat, Ahok keluar dengan raut wajah senyum. Jepretan para juru foto pun menyambut saat Ahok keluar.

Ahok keluar dari Gedung KPK pukul 17.49 WIB. Sebelumnya, mantan Bupati Belitung Timur itu datang dan mulai diperiksa pukul 09.36 WIB pagi.

Ia hanya memberikan penjelasan sedikit. Kemudian, Ahok pun langsung masuk ke mobil Toyota Land Cruiser warna hitam bernomor polisi B 1966 RFR.

"Pokoknya saya diminta untuk melengkapi berkas untuk Pak Ariesman, Pak Sanusi dan satu lagi Pak Trinanda. Tiga tersangka ini mungkin mau dinaikkan (statusnya), jadi saya melengkapi berkas-berkas untuk beliau-beliau itu," kata Ahok di KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (10/5/2016).

Pemeriksaan Ahok hari ini terkait dengan langkah KPK yang terus mendalami kasus dugaan suap pembahasan dua raperda terkait reklamasi pantai utara Jakarta. Untuk kepentingan itu, penyidik KPK memanggil Ahok sebagai saksi.

Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andrianti mengatakan, pada pemeriksaan kali ini lembaganya mempunyai banyak pertanyaan.

"Yang bersangkutan dimintai keterangan tentang proses pembahasan raperda, latar belakang penetapan besaran kontribusi tambahasan, dan perizinan reklamasi yang dikeluarkan selama yang bersangkutan menjabat," ungkap Yuyuk.

Pada kasus dugaan suap pembahasan Raperda Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RWZP3K) Provinsi Jakarta dan Raperda tentang Rencana Tata Ruang (RTR) Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta ini, KPK menetapkan 3 orang sebagai tersangka.

Mereka adalah Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi, Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land (APL) Ariesman Widjaja, dan Personal Assistant PT APL Trinanda Prihantoro.

No comments:

Powered by Blogger.