Header Ads

Bagaimana Menghadapi Wanita Lain Yang Mau Menghancurkan Pernikahan?


Jakarta - Pasca ketahuan selingkuh, suami saya terlihat benar-benar sudah taubat. Tapi wanita yang menjadi selingkuhannya, masih terus mengganggunya dan berusaha menghancurkan pernikahan kami. Sekarang saya percaya pada suami bahwa dia memang ingin mempertahankan pernikahan ini. Lantas bagaimana saya harus bersikap pada wanita pengganggu itu? 

Fidya, 32 Tahun

Jawab:

Hai mbak Fidya,

Memang mengesalkan ketika si wanita pengganggu belum juga puas mengganggu kehidupan perkawinan Anda. Apa yang Anda lakukan kepadanya tentu tergantung dengan cara apa dia mengganggu, dan seberapa luas gangguannya, misalnya apakah hanya untuk Anda saja atau bahkan mengganggu keluarga besar Anda.

Pertama, tentunya Anda mesti menyepakati dengan suami apa saja yang akan Anda berdua lakukan untuk menghambat gangguan si wanita. Contohnya Anda berdua sepakat untuk mengabaikan semua pesan tertulis dan telponnya. Contoh kesepakatan lain, tiap kali si wanita berusaha menelpon suami, maka Anda yang menjawab.

Beberapa wanita pengganggu nekad datang ke rumah atau tempat lain untuk meneruskan gangguannya. Oleh karena itu, Anda dapat mengantisipasinya dengan minta bantuan kepada keluarga atau orang-orang terdekat Anda agar bisa melindungi Anda dan keluarga dari si wanita tersebut. Pada beberapa kasus, teman dan rekan kantor bisa jadi penghalang efektif sehingga si wanita tak bisa mengganggu.

Tak terlalu disarankan untuk meneror balik si wanita tersebut, karena justru membuat Anda tak fokus dalam memperbaiki kehidupan rumah tangga. Jika sang istri meneror balik, kadang justru sang istri yang dianggap bermasalah, sampai-sampai suaminya mencari wanita lain. Daripada dituduh demikian, masih jauh lebih baik Anda menyikapi wanita itu dengan elegan.

Salah satu trik yang cukup efektif untuk menghambat orang ketiga mengganggu adalah dengan memperlihatkan betapa bahagianya Anda berdua sebagai pasangan. Anda berdua saat ini bisa lebih aktif mem-posting foto berdua atau foto keluarga di akun media sosial. Ini dapat memberikan pesan yang jelas kepada si pengganggu bahwa suami sudah tak membutuhkan dia karena bahagia dengan Anda dan keluarganya. Tentu saja akan jauh lebih baik kalau ini bukan postingan semata, namun memang menunjukkan betapa bahagianya Anda berdua. Oleh karena itu, segera perbaiki perkawinan Anda berdua. Jadikan kesalahan kemarin menjadi pondasi untuk meningkatkan kualitas perkawinan Anda. (detik)

No comments:

Powered by Blogger.