Header Ads

Boneka Seks yang Masuk Ilegal ke Yogyakarta Dimusnahkan

 

PopTopik.com- Ratusan barang ilegal yang dikirim melalui Kantor Pos dan Bandar Udara Adisutjipto, Yogyakarta, dimusnahkan secara serentak. Dari ratusan barang ilegal yang dimusnahkan itu, terdapat boneka seks perempuan sebagai alat bantu senggama. Jumlahnya pun tak tanggung-tanggung, yaitu 83 buah.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Yogyakarta, Sucipto, menuturkan ratusan barang ilegal itu didapat sejak 2015 hingga kuartal pertama 2016.

Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar dan dihancurkan. "Barang-barang itu masuk melalui jasa pengiriman Pos dan Bandara Adisutjipto," kata dia, Selasa, 24 Mei 2016.

Barang-barang tersebut, ucap Sucipto, dimusnahkan karena tidak mempunyai izin masuk ke Indonesia. Selain sex toy, barang-barang lainnya yang dimusnahkan adalah replika senjata api satu buah, senjata air gun tiga buah, senjata tajam satu buah, produk farmasi satu dus, peralatan komunikasi seluler enam buah, cakram padat 35 keping, dan majalah porno 61 eksemplar. "Paling banyak dari Cina," kata Sucipto.

Jika diuangkan, nilai barang-barang ilegal itu mencapai Rp 40.030.000. Barang-barang itu, kata dia, diimpor tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan dimusnahkan, barang ilegal itu diharapkan tidak bisa dimanfaatkan karena memang tidak ada surat-surat resminya.

Pakar psikologi seksual dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Profesor Kuncoro, mengatakan maraknya alat bantu seksual beredar di masyarakat karena berbagai sebab. Salah satunya karena keluarga jauh dari rumah dan tidak ada sentuhan dari pasangan. "Sex toy menjadi pelampiasan," ujarnya.

Menurut Kuncoro, banyak mahasiswa yang mulai matang secara seksual, sehingga bisa saja alat bantu seks tersebut menjadi pelampiasan kebutuhan biologisnya. "Tahun 1990-an, di Yogyakarta sudah ada 45 sex shop. Sekarang pasti lebih banyak," kata dia. (tempo)

No comments:

Powered by Blogger.