Header Ads

Don Juan Dari Banten, Abah Kamad Nikahi 39 Wanita Menggunakan Pelet

 

PopTopik.com Abah Kamad (68), begitu dia biasa disapa oleh warga Kampung Dukuh Sapin, Desa Cibungur, Kecamatan Leuwidamar, Lebak, Banten. Perawakannya memang biasa, namun siapa sangka dalam urusan asmara dia sudah pernah menjalin rumah tangga dengan 39 perempuan.

"Iya abah punya mantan istri 39. Sekarang istri si satu. Ya setiap cewek yang abah suka abah nikahi mau," kata abah Kamad kepada merdeka.com kemarin.

Abah Kamad menuturkan rahasia banyak wanita jatuh ke pelukannya. Bukan harta, tetapi pelet. "Kalau enggak pakai mana mau cewek-cewek sama abah yang jelek gini," tuturnya sambil tertawa.

Dia berkisah, pernah suatu waktu dalam satu rumah ada empat istri. Abah Kamad juga meyakinkan para istrinya tak pernah bertengkar meski disatukan satu atap.

"Satu rumah empat istri mereka akur. Abah setiap ingin nikah kan emang bilang dulu dan istri tua mengizinkan. Tapi dari puluhan istri itu paling bentar berumah tangga tiga bulan lah hehe," selorohnya.

Dan susahnya ketika punya banyak istri adalah tidak hapal kembali semua perempuan yang pernah mengisi hari-harinya. Abah Kamad yang nampak berusaha keras mengingat, hanya bisa menyebut 23 nama.

"Yang inget cuma beberapa, Bayi, Aminah, Sarinah, Aminah, Sarminah, Ramunah, Kalpinah, Rusminah, Urni, Yati, Anah ada tiga istri nama Anah, Runti, Sawani, Juniyah, Jamsinah, Rumsinah, Murni, Arnah, Onah, Junayah, Eti, Marti," sebutnya.

Berprofesi sebagai dukun pelet, membuat nama Abah Kamad tak hanya dikenal di tingkat kecamatan. Bahkan anak buahnya kini banyak yang berasal dari Jakarta.

"Abah sebenarnya bukan cuma punya ilmu pelet. Yaa kalau misalnya orang ada yang minta buat pekerjaan, usaha ya bisa juga. Kalau pelet itu misalnya ada cowok suka sama cewek, tapi cewek itu tidak suka terus datang ke abah nanti ya abah jampi-jampi. Ya nanti cewek itu bakal suka dan nerima (cinta)," tutur abah Kamad.

Dia mengatakan, selama ini orang yang datang kepadanya untuk tujuan tersebut selalu berhasil. Bahkan Abah Kamad bercerita, pernah ada pasangan yang bercerai kemudian istrinya masih cinta dia datang meminta jampi-jampi. Tujuannya agar mantan suaminya kembali dan suka lagi.

"Padahal waktu itu mantan suaminya udah nikah lagi sama cewek lain. Akhirnya cowok itu balik sama mantannya dan cerai sama yang muda. Ya Abah cuma bantu mempersatukan. Allhamdulillah selama ini berhasil kalau bantu orang," ungkapnya.

Namun, dia mengungkap sedikit kekurangan, rasa cinta itu bisa pudar kapan saja. Abah Kamad juga tidak bisa menjamin rasa suka itu bertahan berapa lama. Hanya saja kalau ingin suka selamanya dia juga bisa 'mengunci' hati orang tersebut.

"Kalau awalnya tidak suka ya nanti ada pudarnya. Kan Abah mah cuma bantu timbulin suka saja, kalau kadar waktunya enggak bisa jamin. Tapi kalau mau suka itu selamanya bisa dikunci ada lagi itu ilmunya," terangnya.

Dia menceritakan, awal mula menguasai ilmu tersebut. Menurut pengakuannya, dari kecil dia sudah tertarik dengan semua hal berbau gaib.

"Awalnya rasa ingin tau yang tinggi. Abah suka nanya sana nanya sini. Terus berguru ke beberapa orang yang menurut abah juga hebat. Tapi emang orang tua abah juga dukun jadi ada keturunan juga," ucapnya.

Meski memiliki kemampuan sebagai dukun pelet, Abah Kamad ternyata enggan belajar ilmu santet. Dia menganggap santet hanya membuat orang celaka. Sehingga dirinya beranggapan tidak perlu memiliki ilmu hitam itu.

"Kalau santet abah enggak mau belajar. Ngapain? kan itu cuma bantu orang berbuat jahat. Kalau soal pelet, ayo dah ke abah. Tapi kalau itu (santet) enggak bisa," ujarnya.

Abah Kamad meyakini, jika menolong untuk kebaikan Tuhan pun akan mengizinkan. Tetapi sebaliknya, kalau untuk hal buruk risikonya bakal ditanggung kelak. (merdeka)

No comments:

Powered by Blogger.