Header Ads

Fakta Menarik Tentang Leicester City FC, Juara Liga Primer Inggris 2016


PopTopik.com - Leicester City resmi menjadi juara Premier League musim 2015/2016. Tottenham dipastikan sudah tak bisa mengejar posisi pertama setelah mendapat hasil imbang 2-2 kala menghadapi Chelsea, Selasa (3/5). Ini adalah juara pertama kalinya bagi Leicester setelah 132 tahun klub ini berdiri.

Pencapaian pasukan Claudio Ranieri ini adalah sejarah baru di divisi utama liga Inggris. Leicester adalah tim notabene kecil yang sebenarnya tak pernah difavoritkan sebagai juara. Berkat kerja keras, akhirnya mereka mampu mewujudkan mimpi juara.

Keberhasilan Leicester City menjadi kejutan Premier League musim ini. Mengingat mereka pada musim lalu harus berjuang keras lolos dari zona degradasi. Konsistensi pun menjadi kunci sukses Leicester musim ini.

Sebelum Leicester, klub seperti Nottingham Forest juga pernah membuat kejutan di Premier League dan mencatatkan sejarah baru.

Ranieri sebagai juru taktik The Foxes patut mendapat acungan jempol dalam mengantarkan timnya juara musim ini. 

Leicester saat ini mengoleksi 77 poin dari 36 laga. Di lain pihak, Tottenham baru mengoleksi 70 poin dari jumlah laga yang sama.

Artinya, dua kemenangan di laga akhir tak bisa membuat Spurs menyalip Leicester. Sehingga The Foxes pun menjadi juara sebelum musim berakhir.

Lalu apa saja data dan fakta menarik usai Leicester City menjadi juara Liga Inggris. Berikut ulasannya seperti dilansir dari berbagai sumber:

1. Claudio Ranieri menjadi manajer asal Italia ketiga yang sukses membawa timnya meraih gelar Liga Inggris. Sebelumnya, Carlo Ancelotti sukses bersama Chelsea dan Roberto Mancini bersama Manchester City.

2. Claudio Ranieri akhirnya sukses meraih gelar liga pertamanya di divisi paling atas dalam usia 64 tahun. Ini menjadi sukses pertamakali sepanjang kariernya buat manajer Claudio Ranieri menjuarai liga utama . Sebelumnya, dia hanya bisa membawa timnya juara Serie C1, Serie B, Ligue 2, Coppa Italia dan Copa del Rey.

3. Claudio Ranieri menjadi pelatih kedelapan yang meraih gelar Liga Inggris era baru. . Gelar juara ini membuat pelatih Claudio Ranieri bisa menghapus label "pelatih spesialis nyaris" yang melekat padanya. Sebelumnya pelatih 64 tahun ini pernah membesut banyak klub: Chelsea, Inter Milan, AS Roma, Valencia, Atletico Madrid, Napoli, dan Fiorentina. Tapi, baru kali ini mengantar timnya menjuarai liga.

4. Leicester City pertama kali menguasai puncak klasemen Premier League pada 21 November 2015 usai menaklukkan Newcastle United 3-0. Sejak saat itu, Leicester tidak pernah terlempar dari posisi tiga besar.

5. Leicester hanya tiga kali merasakan kekalahan di musim ini. Dan itu terjadi ketika mereka ditaklukkan Arsenal di laga kandang dan tandang. Satu kekalahan lainnya dipetik Leicester saat bertandang ke markas Liverpool, Anfield.

6. Leicester City menyamai rekor milik Nottingham Forest tahun 1978 yang meraih gelar Liga Inggris untuk pertama kalinya sepanjang sejarah klub.

7. Leicester musim lalu nyaris terdegradasi. Namun mereka lolos dengan finis di posisi 14 klasemen akhir Premier League setelah meraih tujuh kemenangan di sembilan laga terakhir Premier League.

8. Leicester City menjadi klub ke-24 yang menjadi juara di divisi tertinggi sepak bola Inggris.

9. Pada 2 Mei 2009, Leicester juga menjadi juara League 1 setelah menang 3-0 di kandang Crewe.

10. Leicester juara setelah meraih 22 kemenangan, 11 hasil imbang dan hanya menelan tiga kekalahan dari 36 laga musim ini. Mereka juga sukses 64 kali menjebol gawang lanwan dan kebobolan 34 gol.

11. Striker Jamier Vardy menjadi salah satu pemain kunci sukses Leicester. Dia mencetak 22 gol dari 34 laga. Dia pun mematahkan rekor Ruud van Nistelrooy dengan mencetak gol di 11 laga beruntun.

12. Dalam urusan mencetak gol, Jamie Vardy dan Riyad Mahrez jadi kunci bagi Leicester. Vardy menjadi pencetak gol terbanyak klub itu dengan 22 gol. Sedangkan Mahrez berperan lebih komplet, ia menyumbang 17 gol dan 11 assist. Karena itulah kedua pemain ini terpilih jadi pemain terbaik menurut versi penulis olahraga dan versi asosiasi pemain profesioal.

No comments:

Powered by Blogger.