Header Ads

Mat Awi, Gembong Perampok Rumah Mewah Tewas Ditembak Polisi


Jakarta - Perjalanan Mat Awi di dunia hitam dalam merampok berakhir di tangan aparat polisi. Ketua kelompok spesialis pencurian di rumah kosong itu tewas terkena tembakan polisi karena berupaya melarikan diri saat pengembangan kasus.

"Tersangka Mat Awi ini merupakan residivis kasus serupa. Dia adalah ketua di kelompoknya," kata Kanit II Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Ari Cahya Nugraha dalam keterangannya, Selasa (10/5/2016) malam.

Ari mengatakan, Mat Awi menjadi target polisi atas sejumlah kasus pencurian di rumah kosong di beberapa lokasi. Terakhir, Mat Awi Cs merampok di rumah warga di Jl Adhyaksa, Kelurahan Lebak Bulus, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan pada tanggal 7 Mei lalu.

"Target sasaran dari pelaku yaitu rumah-rumah mewah dan biasanya dilakukan pada malam hari sampai dini hari ketika para pemilik rumah sedang tertidur lelap," imbuhnya.

Meski target operasinya adalah rumah-rumah kosong, tetapi Mat Awi Cs selalu membekali diri dengan celurit. Mat Awi Cs tidak segan-segan melukai korban jika ketahuan melakukan pencurian.

"Pelaku selalu membawa celurit setiap kali melakukan aksinya. Pada saat kejadian di TKP di Cilandak, sempat terlihat oleh satpam tetapi karena para pelaku membawa celurit maka satpam kabur dan bersembunyi karena takut," imbuhnya.

Berbekal informasi di lapangan serta keterangan saksi-saksi dan petunjuk yang ada, polisi pun akhirnya membekuk Mat Awi. Pria asal Sampang, Madura ini berhasil dibekuk tim Unit II Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya di bawah pimpinan Kapokdik AKP Rovan Richard Mahenu, pada Senin (9/5) malam di Pasar Minggu, Jaksel.

"Pada saat dilakukan pengembangan dan ingin menunjukkan ke tempat rekannya yang diduga komplotan mereka melakukan aksinya yaitu 'bis Lampung' di Pasar Rebo, Jaktim, tersangka mencoba melarikan diri," lanjut Ari.

Tak mau buruannya kepas, anggota pun mengejarnya. Polisi sempat memberikan tembakan peringatan sebanyak 3 kali, tetapi Mat Awi berusaha lari sekencang mungkin.

"Akhirnya anggota pun melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembakkan ke arah kaki dan dada korban," ungkapnya.

Seketika, Mat Awi pun ambruk. Polisi kemudian membawa Mat Awi ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, tetapi nyawanya tidak tertolong saat masih dalam perjalanan.

Selain Mat Awi, polisi juga mengamankan tiga orang pelaku lainnya. Mereka adalah Dullah Sari (41), Aruf (39) dan Diva (26).

Dari komplotan ini, polisi menyita barang bukti sebilah celurit, satu buah obeng, satu buah tang, sebuah gunting pemotong, seutas tali, dan dua ekor macan yang diawetkan. (Detik)

No comments:

Powered by Blogger.