Header Ads

8 Cara Agar Miss V Tetap Sehat

 

Vagina merupakan organ intim wanita yang harus dijaga kebersihannya. Jika tidak, vagina akan mudah terinfeksi virus maupun bakteri.

Dokter ginekologi dari Queensway Gynaecology, London,  Ahmed Ismail mengatakan, vagina yang sehat antara lain, tidak berbau, tak terasa gatal, dan tak terasa panas atau rasa terbakar.

Menurut Ahmed, para wanita harus menjaga kesehatan "Miss V", baik mereka yang aktif secara seksual, maupun tidak. Berikut 8 cara menjaga kesehatan vagina sekaligus membuatnya terhindar dari infeksi, seperti dikutip dari Dailymail.co.uk.

1. Gunakan handuk saat duduk di tempat sauna

Gunakanlah handuk bersih atau handuk pribadi ketika sauna untuk menghindari vaginosis bakterialis atau ketidakseimbangan bakteri di vagina yang bisa memunculkan keputihan berbau tidak sedap.

Tempat duduk maupun berbaring di dalam ruangan sauna bisa jadi terdapat bakteri. Apalagi tempat sauna digunakan bersama-sama orang lain. Jagalah kebersihan ketika menggunakan fasilitas untuk umum, seperti toilet, spa, dan jacuzi.

2. Membersihkan vagina tanpa sabun antibakteri
Ingat, vagina perlu dibersihkan, tetapi tak perlu menggunakan sabun antibakeri. Penggunaan sabun antibakteri bisa mengganggu keseimbangan pH vagina dan membunuh bakteri baik.

Vagina justru akan lebih mudah terinfeksi jika tidak ada bakteri baik. Cucilah vagina dengan air biasa.

3. Hindari pakaian dalam berbahan sintetis
Hindari penggunaan celana dalam berbahan sintesis karena tidak menyerap keringat. Area organ intim bisa menjadi lembab sehingga bakteri akan lebih mudah berkembang biak.

Pilihlah celana dalam berbahan katun yang bisa menjaga area vagina tetap kering dan menurunkan risiko reaksi alergi

4. Bersihkan sex toys
Jika Anda suka menggunakan sex toys untuk masturbasi maupun saat berhubungan seksual, pastikan tangan Anda selalu bersih. Jangan lupa mencuci sex toys dengan sabun dan air hangat untuk mengusir bakteri sehingga mencegah infeksi.

5. Hindari celana ketat
HIndari pemakaian celana ketat selama berjam-jam atau seharian. Celana ketat dapat mengurangi ventilasi udara pada area organ intim sehingga menjadi lembab dan memicu tumbuhnya bakteri.

6. Cek kesehatan vagina meski belum menikah
Jika Anda belum menikah atau belum aktif berhubungan seksual, tak ada salahnya untuk memeriksakan kesehatan organ intim ke dokter ginekologi.

7. Cek penyakit menular seksual
Sering kali orang tak sadar membawa penyakit menular seksual. Ketika akan menjalani hubungan baru, tak perlu malu periksa ke dokter untuk memastikan Anda dan pasangan memiliki penyakit menular seksual atau tidak.

Jika Anda terinfeksi, bisa segera mendapat pengobatan dan mencegah penularan ke orang lain.

8. Hati-hati dengan seks anal
Jika melakukan seks anal, hindari berhubungan seks vaginal setelahnya. Seks anal dikhawatirkan menyebabkan infeksi bakteri E-coli dan bisa menular ke uretra vagina jika kemudian melakukan seks vaginal.

Masalah ini berisiko sistitis atau radang kandung kemih, endometriosis, perlengketan pelvis, nyeri panggul kronis, dan terkait masalah ketidaksuburan.

No comments:

Powered by Blogger.