Header Ads

9 Fakta Tentang Ramadan yang Sebaiknya Orang Muslim Tahu


PopTopik.com - Menurut artikel yang dilansir dari Huffingtonpost, Senin (6/6/2016), Ramadan adalah waktu spiritualitas tinggi bagi umat muslim, yang ditandai tidak hanya dengan menahan rasa lapar, namun juga mengandung berbagai fakta lainnya. Simak 9 fakta tentang bulan Ramadan yang tidak semua orang ketahui.

1. Bulan Ramadan adalah waktu refleksi spiritual, bukan hanya sekadar puasa

Umat Muslim menjalani Ramadan sebagai waktu untuk refleksi spiritual yang mendalam dan pertumbuhan pribadi. "Puasa dari kebiasaan buruk membawa ketenangan pikiran yang memungkinkan Anda untuk berpikir jernih dan rasional tanpa tertutup oleh emosi berlebihan," tulis anggota Muslim Public Affairs Council,  Marwa Abdelghani.

"Hal ini memungkinkan Anda untuk menjadi produktif daripada menghabiskan waktu untuk berpikir tentang keluhan dalam hidup Anda yang dapat membuat Anda marah atau tertekan. Ramadan adalah kesempatan untuk memaafkan, melepaskan, dan fokus pada apa yang paling penting," katanya.

2. Orang Muslim berpuasa dari bergosip, berbohong dan kebiasaan buruk lainnya selama bulan Ramadan

Umat Muslim tidak hanya berpuasa dari makanan, air, dan seks selama Ramadan. Mereka juga menjauhkan diri dari berbohong, mengumpat, bergunjing, berdebat dan menjauhkan diri dari kebiasaan buruk. "Puasa bukan hanya tentang menyangkal makanan dan air," tulis Saeed Saeed dari The National.

"Lebih berat menghadapi tantangan seperti menghindari pembicaraan yang tidak baik, argumen, kemarahan dan perilaku berbahaya. Inti dari puasa adalah untuk menunjukkan kepatuhan kepada Tuhan dan menjaga pikiran terfokus pada hal-hal rohani," katanya.

3. Bulan Ramadan adalah perayaan asal-usul agama Islam


Lailatul Qodar jatuh menjelang akhir Ramadan dan merayakan malam Alquran yang diturunkan kepada Nabi Muhammad. Umat Muslim percaya, berdoa pada malam Lailatul Qodar lebih baik dari seribu bulan ibadah.

4. Ramadan sering disebut sebagai bulan Alquran

Bulan Ramadan sering disebut sebagai bulan Alquran karena umat Islam berusaha untuk membaca kitab suci Islam ini sebanyak mungkin. Masjid akan sering melafalkan bacaan Alquran setiap malam.

5. Tidak semua Muslim berpuasa

Meskipun puasa adalah salah satu dari lima rukun Islam, anak-anak dan mereka yang sakit, lanjut usia, hamil, menyusui, menstruasi atau bepergian tidak diwajibkan untuk berpuasa. Mereka yang mampu dapat memilih untuk berpuasa di kemudian hari atau membayar fidiya, yang berarti mereka akan memberi makan satu orang yang membutuhkan dalam jumlah hari dimana mereka tidak berpuasa.

6. Banyak Muslim yang memilih berbuka puasa dengan menu yang ringan daripada langsung mengonsumsi makanan berat

Meskipun beberapa memilih untuk makan banyak sebelum dan sesudah puasa, banyak umat Muslim menganjurkan untuk mengonsumsi makan kecil, makanan sehat setiap hari yang tidak akan mengganggu semangat Ramadan. "Memberi makan ego kita dengan begitu banyak hal materi tidak akan memberikan kita kesempatan untuk mencari hanya apa yang kita butuhkan, tapi membuat kita berpikir kita harus memiliki semua hal yang kita inginkan," Abdelghani menulis. Untuk alasan kesehatan, Muslim didorong untuk membatasi makanan manis dan gorengan dan memilih makanan yang lambat dicerna seperti seperti barley, wheats, gandum, dan lentil.

7. Banyak yang merasakan manfaat kesehatan dari berpuasa

Beberapa umat Muslim yang berpuasa merasakan manfaat Ramadan yang positif selama bulan. Jika dilakukan dengan benar, efek berpuasa selama sebulan dapat melepaskan endorfin yang meningkatkan kesejahteraan mental, menurut sebuah laporan oleh NHS. "Sebuah proses detoksifikasi juga terjadi, karena setiap racun yang tersimpan dalam lemak tubuh dilarutkan dan dikeluarkan dari tubuh," tutur ahli anestesi dari Oxford, Dr Razeen Mahroof.

8. Orang Muslim lebih banyak beramal selama Ramadan

Memberikan uang untuk amal merupakan salah satu dari Rukun Islam dan umat Muslim sering memberikan lebih selama Ramadan dibandingkan bulan-bulan lainnya dalam satu tahun.

9. Kaum Muslim menjalani bulan Ramadan dengan ikhlas

Abdelghani menulis, "Meskipun puasa dapat membuat seseorang merasa mengantuk dan lelah, namun setelah selesai umat Muslim akan mencapai kemenangan di bulan Ramadan." (liputan6)

No comments:

Powered by Blogger.