Header Ads

Istri Mantan Polisi Mengemis, Alasannya "Ikut-ikutan" dan Hasilnya Banyak

 

PopTopik.com  - Razia gelandangan dan pengemis (gepeng) yang digelar Satpol PP Pemkab Jember mendadak heboh. Pasalnya, salah satu pengemis mengaku sebagai istri pensiunan polisi.

Diketahui, pengemis itu bernama Mbah Karti. "Suami saya telah meninggal," ucapnya. Perempuan sepuh itu tercatat sebagai warga Kecamatan Silo, Jember.

Dia pun lantas diperiksa Satpol PP. Kepada petugas, Mbah Karti menjelaskan mengapa dirinya menjadi pengemis.

"Nekat ngemis karena ikut-ikutan teman yang sudah mengemis. Hasilnya lumayan banyak," ujarnya.

Meski begitu, sebenarnya dia sudah mendapatkan banyak uang dari pensiunan almarhum suaminya. “Entah mengapa saya ikut mengemis,” kata dia.

Razia itu digelar Satpol PP Pemkab Jember untuk mengantisipasi ledakan gepeng menjelang Lebaran. Petugas menyisir sejum­lah lokasi yang sering menjadi daerah operasi pengemis. Di antaranya, Jalan Kalimantan, Jalan Jawa, dan sekitar Matahari Dept Store.

Dalam operasi di wilayah pertokoan tersebut, petugas mengamankan tiga perempuan yang sedang mengemis dan mengamen. Saat petugas meminta kartu identitas, ketiganya tidak bisa menunjukkan. Mereka pun terpaksa diangkut ke mobil patroli.

Selanjutnya, razia digelar di Pasar Tanjung. Empat pengemis dan pengamen terjaring razia. Petugas kemudian membawa mereka ke Liponsos (Lingkungan Pondok Sosial) Kaliwates. 

Penghasilan Istri Polisi yang Jadi Pengemis Sekitar Rp 200.000 Perhari
Sejatinya pengemis yang mengaku sebagai istri pensiunan polisi dan terjaring razia Satpol PP di Jember tidak miskin-miskin amat. Setiap bulan dia sudah mendapat uang pensiunan suaminya yang bisa terbilang lumayan.

“Saya menerima pensiunan (dari suami) Rp 1 juta per bulan,” kata pengemis yang mengaku bernama Mbah Karti itu. Sang suami dulunya adalah seorang polisi. Kini telah meninggal.

Sayang Mbah Karti tak mau mengungkap siapa nama suami dan apa pangkat terakhir, serta bertugas di mana.

Yang jelas, meski sudah tergolong berkecukupan, Mbah Karti masih nekat mengemis. "Nekat ngemis karena ikut-ikutan teman yang sudah mengemis. Hasilnya lumayan banyak," ujarnya.

Kepada petugas, dia mengatakan bahwa dari hasil meminta-minta seharian, dirinya bisa meraup Rp 200 ribu .

Razia yang digelar Satpol PP Pemkab Jember itu bertujuan untuk mengantisipasi ledakan gepeng menjelang Lebaran. Petugas menyisir sejumlah lokasi yang sering menjadi daerah operasi pengemis. Di antaranya, Jalan Kalimantan, Jalan Jawa, dan sekitar Matahari Dept Store.

Dalam operasi di wilayah pertokoan tersebut, petugas mengamankan tiga perempuan yang sedang mengemis dan mengamen. Saat petugas meminta kartu identitas, ketiganya tidak bisa menunjukkan. Mereka pun terpaksa diangkut ke mobil patroli.

Selanjutnya, razia digelar di Pasar Tanjung. Empat pengemis dan pengamen terjaring razia. Petugas kemudian membawa mereka ke Liponsos (Lingkungan Pondok Sosial) Kaliwates. (jpnn)

No comments:

Powered by Blogger.