Header Ads

Pernah Sukses Dan Jatuh Miskin, Petugas Kebersihan Kampus Berusia 54 Tahun Ini Kembali Kuliah dan Dapat Gelar Sarjana

 

PopTopik.com - Michael Vaudreuil, 54 tahun, mungkin lebih pantas duduk di deretan bangku wali dan orangtua pada saat wisuda Worcester Polytechnic Institute. Namun dia justru duduk bersama para wisudawan dan mendapatkan tepukan tangan paling meriah saat naik ke panggung untuk menerima ijazah. Penjaga merangkap tukang bersih-bersih kampus ini menginspirasi banyak orang berkat ketekunannya meraih gelar sarjana.

Dilansir Oddity Central (14/6), Vaudreuil dulunya adalah seorang kontraktor sukses. Resesi membuat perusahaannya gulung tikar. Rumah dan mobil mewah harus dia relakan. Sebagai gantinya, Vaudreuil dan anak istrinya harus tinggal di apartemen sempit. Vaudreuil juga tak bisa pilih-pilih ketika satu-satunya pekerjaan yang tersedia untuknya hanya tukang bersih-bersih di kampus.

Selama delapan tahun terakhir, Vaudreuil membersihkan lantai, mengelap papan tulis, dan memungut sampah. Dia memanfaatkan kesempatan untuk kuliah gratis yang diberikan kampus. Setelah melakukan tugas utamanya, Vaudreuil mengikuti kelas pada malam hari. Awalnya dia merasa malu karena mahasiswa lain seumuran dengan salah satu anaknya. Namun mereka justru terkesan dengan ketekunan Vaudreuil dan terus menyemangatinya sampai lulus.

Tadinya Vaudreuil merasa tertekan dengan nasibnya yang mendadak berbalik 180 derajat. Tapi begitu semester berlangsung, dia mulai menikmati aktivitas perkuliahan. Kelas malam membuatnya sedikit rileks, meskipun dia masih putus asa memikirkan masa depannya.

"Ketika Anda kehilangan segalanya seperti itu, Anda tak lagi percaya kepada ambisi Anda. Anda hanya mencoba untuk melewati hari demi hari," katanya kepada Today. "Sulit untuk menatap mata anak-anak saya. Saya tidak bisa meminta mereka untuk bekerja keras dan mereka akan mencapai kesuksesan...karena saya sudah melakukan itu dan saya gagal."

Setelah melalui semua kesulitan, akhirnya Vaudreuil berhasil lulus sebagai sarjana teknik mesin pada tanggal 14 Mei 2016. Istri dan anak-anaknya hanya bisa terharu dan merasa bangga saat Vaudreuil mengambil ijazahnya. Uniknya, kegigihan Michael Vaudreuil ini telah menginspirasi rekan-rekannya. Sekarang tukang bersih-bersih yang lain ikut mengambil kelas malam sepertinya. Vaudreuil sendiri merasa tersanjung kisah hidupnya bisa menjadi teladan bagi orang lain.

Lalu apa rencana Vaudreuil untuk masa depannya? Vaudreuil masih ingin meneruskan pekerjaannya sebagai tukang bersih-bersih kampus. Tetapi dia akan segera mencari pekerjaan di bidang teknik, sesuai dengan gelar yang dimilikinya saat ini. (merdeka)

No comments:

Powered by Blogger.