Header Ads

Tinder akan hadir di versi Desktop


Tinder adalah aplikasi layanan pencarian sosial berbasis lokasi (menggunakan Facebook) yang memfasilitasi komunikasi antara pengguna yang saling tertarik, yang memungkinkan kecocokkan pengguna untuk mengobrol. Aplikasi ini biasanya digunakan sebagai layanan kencan, dan telah bercabang untuk memberikan layanan yang lebih, sehingga lebih umum di aplikasi sosial media. Tinder sekarang sudah bisa digunakan di samping keberadaan aplikasi mobile. Keberadaan Tinder untuk desktop tersebut diumumkan InterActiveCorp melalui blog mereka, dan saat ini sedang diuji cobakan di beberapa negara saja yaitu Argentina, Brazil, Kolombia, Italia, Mexico, Filipina, Swedia, dan Indonesia.

Tinder Online memiliki fungsi yang tidak jauh berbeda dengan aplikasi Tinder versi mobile. Di sini pengguna bisa melakukan pencarian teman maupun pasangan dengan cara menggeser profil pengguna Tinder lainnya yang kemunculannya ditentukan berdasarkan jarak dan preferensi pemakai.

Salah satu fitur yang ditawarkan Tinder Online antara lain keberadaan notifikasi desktop yang muncul apabila pengguna memberikan akses lokasi dan pengaturan lainnya melalui situs ini. Notifikasi ini tidak hanya berfungsi memperlihatkan perbincangan yang terjadi dengan partner saja, tetapi juga menunjukkan aktivtas match di profil sang pengguna.

Tak hanya itu saja, Tinder Online pun juga menyediakan shortcut untuk memudahkan pengguna desktop “bermain” dengan aplikasi ini. Untuk menggeser, pengguna bisa memakai tombol arah panah keyboard dan melakukan aktivitas chating semudah memakai aplikasi bawaan desktop lainnya seperti WhatsApp, Messenger, dan lain-lain.

Selain menawarkan kemudahan akses, Tinder juga menggodok fitur Login melalui SMS untuk memfasilitasi pengguna yang tidak memiliki akses ke Facebook di beberapa wilayah.

Sebelum keberadaan Tinder Online diumumkan, selama ini kebutuhan untuk mengakses Tinder melalui desktop bisa dilakukan lewat keberadaan klien aplikasi ketiga, salah satunya adalah Tinder. Kelebihan klien Tinder satu ini adalah akses “curang” untuk melihat beberapa profil pengguna Tinder lainnya secara sekaligus di sekitar pengguna.

Tinder mengklaim telah memiliki lebih dari lima puluh  juta orang yang tersebar di berbagai penjuru negara. Meski menawarkan kemudahan dalam mencari pasangan, di sisi lain Tinder juga sempat diterpa kontroversi seputar keamanan privasi dan data penggunanya. Hal ini dikaitkan dengan temuan The Guardian yang menunjukkan bahwa seseorang bisa saja memergoki pasangannya berselingkuh lewat Tinder, salah satunya lewat layanan Swipebuster.



Sumber dari techinasia :

No comments:

Powered by Blogger.