Header Ads

Anak Kos Dan Penyuka Mie Instan Masuk, 5 Tips Membuat Mie Instan Menjadi Makanan Sehat nan Lezat


Sudah tidak bisa diragukan lagi kalau banyak dari kamu adalah penggemar mie instan sejati. Meskipun bukan anak kos, tapi snack kelas berat ini jadi favorit banyak orang. Alasan jelas banget karena selain murah, mie juga enak luar biasa, ada yang rasa rendang pula tuh. Mie memang favorit, tapi sayangnya banyak yang nggak tahu cara menyajikannya. Terutama soal isu-isu kesehatan yang berhubungan dengan makanan satu ini.

Ya, kamu mungkin kaget kalau tahu ternyata mie bisa berbahaya jika tidak diolah dengan dengan. Tak main-main, bahkan penyakit ganas seperti kanker usus bisa saja menyerang para penikmat setia makanan ini. Di sini kami akan beberkan beberapa cara agar makan mie instan tetap sehat tapi juga jadi lebih enak. Anak kos haram hukumnya lewatkan ulasan ini.

1. Air Rebusan Jangan Dipakai

Ini penting karena air rebusan mengandung banyak bahan-bahan kimia. Saat proses perebusan, bahan-bahan kimia tersebut keluar dari mie dan membuat air rebusan berwarna kuning. Sebaiknya kamu gunakan saja air panas lain dari pada menggunakan sisa rebusan. Kandungan bahan kimia air rebusan mie instan bisa saja membahayakanmu.

2. Jangan Dimakan Bersama Nasi

Kebiasaan orang Indonesia, kalau nggak pakai nasi itu belum sah disebut makan. Makanya, kemudian apa pun itu dicampur begitu saja dengan nasi, termasuk mie salah satunya. Pernah melakukan itu? Kalau iya, maka hentikan kebiasaan tersebut. Alasannya apalagi kalau bukan karena mie instan itu sebenarnya sudah benar-benar cukup untuk nilai kalori dan karbonya. Ketika ditambah nasi, maka yang terjadi adalah perut melar. Ini tidak baik juga untuk pencernaan.

3. Sedikit Saja Bumbu

Asal kamu tahu, di Jepang rata-rata produk mie instan dijual tanpa MSG, termasuk pula produksi Indonesia yang ada di sana. Hal ini sangat berbeda dengan di sini yang mecinnya full. Memang bikin rasa makin kuat dan enak, tapi mengonsumsi banyak MSG akan berakibat buruk bagi tubuh. Tipsnya adalah kurangi kadar MSG ketika bikin mie instan. Rasanya mungkin tidak terlalu kuat, tapi itu cara yang cukup aman.

4. Tambahkan Sayur

Kamu bisa saja menambahkan brokoli, sawi atau wortel. Sebenarnya mie instan sudah mengandung banyak mineral, tapi dengan tambahan sayuran valuenya akan makin banyak. Jadi, tak masalah untuk menghujamkan macam-macam sayuran ke sana, kecuali pare mungkin ya karena pahit dan bikin rasa mienya jadi aneh. Mie plus sayuran seperti ini juga lumayan cukup untuk asupan serat.

5. Kurangi Beli di Warung

Maksudnya jangan beli mie rebus yang sudah jadi di warung, kalau bungkusan saja boleh. Alasannya tentu saja adalah karena air yang digunakan merebus mie di warung itu sudah digunakan berkali-kali. Digunakan cuma sekali saja sudah berbahaya, nah ini malah digunakan mungkin 6-7 kali. Pasti jadinya rusak itu perut, bahkan kalau keterusan bisa saja bikin kamu opname. Meskipun begitu, entah kenapa mie rebus buatan warung selalu lebih enak daripada bikinan sendiri.

Mie instan memang bisa diakali dengan macam-macam cara. Tapi, sejujurnya, makanan cepat saji satu ini tetap tidak baik untuk dikonsumsi dengan intensitas tinggi. Mie memang enak dan ramah sekali di kantong, tapi itu bukan alasan untuk bisa mengonsumsinya terlalu sering. Ingat, kesehatan adalah investasi jangka panjang.(ksks)

No comments:

Powered by Blogger.