Header Ads

Mau Makan Dan Dilayani Cewek Seksi Berpakaian Minim? Ini Tempatnya


Restoran Hooters asal Amerika Serikat (AS) baru saja membuka cabang pertamanya di Indonesia, tepatnya di bilangan Kemang, Jakarta Selatan. Restoran ini memiliki logo burung hantu dengan kedua matanya yang berwarna oranye, yang juga tertulis Hooters.

Hooters awalnya didirikan oleh pengusaha asal AS Lynn D. Stewart, Gil DiGiannantonio, Ed Droste, Billy Ranieri, Ken Wimmer dan Dennis Johnson pada 1 April 1983. Hingga 2016, tercatat ada lebih dari 430 restoran Hooters yang tersebar di berbagai negara dengan bisnis waralaba.

Hooters terkenal akan pelayannya yang berpakaian minim. Para pramusaji di restoran ini didominasi oleh wanita muda yang mengenakan tank top putih bertuliskan Hooters dan celana pendek berwarna oranye. Hal ini sekaligus menjadi daya tarik dari restoran asal AS ini.

Restoran dengan logo burung hantu ini menyajikan ragam seafood, sandwich, burger, salad, dan chicken wings sebagai menu andalan. Untuk minuman sendiri, Hooters menawarkan beragam minuman di restoran pada umumnya, mulai dari minuman ringan, jus, kopi, minuman beralkohol, hingga wine.

Restoran Hooters sendiri memulai pelayanannya sejak pukul 12.00 WIB hingga dini hari pukul 01.30 WIB. 

Uniknya, para pramusaji wanita seksi yang dijuluki Hooters Girl sesekali menghampiri pengunjung untuk memastikan rasa makanan yang dipesan sesuai dengan pesanan. Jika ada keluhan mengenai makanan, para pelayan seksi ini pun akan mencatat dan menggantinya dengan makanan baru. 

Selain itu, para pramusaji wanita akan menghibur dengan menampilkan tarian setiap 45 menit sekali kepada para pengunjung.

Hooters terkenal dengan restoran yang menampilkan perempuan dengan keranjang sayap ayam. Langkah ini merupakan ide yang bagus untuk unggul di antara para pesaingnya.

Berdasarkan sebuah artikel di Bloomberg tahun 2014, Hooters mencatat omzet US$ 828 juta atau sekitar Rp 11 triliun di 2013. Omzet yang tinggi ini bisa jadi berkat fokus pelanggan ke penampilan seksi pelayannya.











No comments:

Powered by Blogger.