Header Ads

Sering Ditertawakan Karena Memiliki Penis Kecil, Pria Florida Ini Sukses Terima Transplantasi Penis dari Kuda


Seorang pria bernama Nicholas Waterbury dari Melbourne, Florida menerima transplantasi penis dari kuda yang berhasil dilakukan pada tahun 2014 di Iztapalapa Meksiko . Prosesnya tersebut dilakukan dengan prosedur allograft, yang merupakan prosedur di mana komponen inti organ tumbuh secara artifisial.

Nicholas Waterbury awalnya ingin namanya tetap anonim. Namun, setelah diyakinkan oleh dokter bahwa namanya akan tercatat dalam sejarah sebagai penerima transplantasi penis hewan ke manusia pertama di dunia, ia pun akhirnya setuju namanya disebutkan di media.

Proses operasi berlangsung di Pusat Medis El Calavero dan berhasil diselesaikan hanya dalam waktu sembilan jam oleh dokter spesialis transplantasi organ, Dr. Abelino Santiago. Ia dengan tegas menyatakan, bahwa ini adalah operasi groundbreaking yang belum pernah terjadi sebelumnya.

"Transplantasi penis manusia ke manusia pertama terjadi pada tahun 2006. Jadi ini sangat signifikan," kata Santiago.

Transplantasi yang dilakukan pada Waterbury menggunakan penis dari kuda jenis Campolina, sejenis kuda yang biasa diternakkan di Amerika Tengah. Dr. Santiago telah menjelaskan bahwa kemungkinan prosedurnya berhasil adalah kurang dari sepuluh persen.

"Kami agak ragu awalnya dan percaya kemungkinan berhasilnya kecil. Tapi bila sukses, ini merupakan prestasi yang belum pernah dilakukan. Dan ternyata, kami berhasil membuat sejarah," ungkap Santiago seperti dilansir dari Independent.

Waterbury mengatakan keputusannya untuk transplantasi penis bermula karena dia selalu ditertawakan dengan penis berukuran di bawah rata-rata. Ia lalu mempertimbangkan transplantasi setelah membaca artikel tentang Dr. Santiago yang sukses menyelesaikan beberapa transplantasi dari hewan ke hewan.

"Semuanya berjalan dengan baik. Saat mereka mengujinya dua hari lalu, saya mendapatkan ereksi pertama saya. Dr. Santiago adalah pria yang luar biasa," tukas Waterbury.

Menurut Santiago, dalam proses transplantasi, beberapa cara kerja dalam penis dimodifikasi dengan bahan sintesis sehingga prosedur menjadi mungkin. Sampai saat ini belum diketahui bagaimana kondisi terakhir Waterbury.

No comments:

Powered by Blogger.