Header Ads

Isu Miring Presiden Jokowi Dianggap Tidak Mengormati PM Selandia Baru


Jakarta detikNews - Presiden Jokowi dianggap melakukan tindakan yang tidak menghormati PM Selandia Baru Jacinda Ardern dengan tidak melakukan konferensi pers bersama usai pertemuan.
Pasca tulisan Young itu terbit, baik di versi cetak maupun online, muncul beragam tanggapan di Selandia Baru mengenai Jokowi. Tentu saja tak sedikit muncul anggapan negatif. 


Dubes Tantowi melayangkan protes kepada Young dan meminta ada artikel klarifikasi. "Karena apa yang dia tulis tidak sesuai dengan kenyataan sesungguhnya," ujar Tantowi dalam keterangan tertulis, Senin (26/3). Tantowi menyatakan, lawatan Presiden Jokowi ke Selandia Baru, setelah terakhir Presiden Indonesia berkunjung 13 tahun lalu, adalah lawatan yang sukses dan produktif. 


"Yang benar adalah keputusan untuk tidak membuat keterangan Pers adalah usulan dari Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Selandia Baru yang kemudian diadopsi menjadi keputusan bersama. Untuk konsumsi publik, hasil-hasil pertemuan akan disarikan dalam pernyataan bersama (joint statement) yang akan dimuat di website resmi kedua negara. Sebagai tamu, kami menghargai posisi yang diambil oleh tuan rumah. Kami mendukung sepenuhnya karena tidak ada yang salah dengan sikap tersebut," kata Tantowi. (Foto: Laily Rachev-Biro Pers Setpres)

No comments:

Powered by Blogger.